Wakil Wali Kota Buka Bimbingan Manasik Haji, Tegaskan Dukungan Pemerintah Kota Bima

Prokopim Kota Bima, 9 Februari 2026  – Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kota Bima dan Tingkat Kecamatan se-Kota Bima Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang dilaksanakan di Aula SMK Negeri 3 Kota Bima. Senin, 9 Februari 2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Asisten I, Kabag Kesra, unsur Kantor Kementerian Agama Kota Bima, pembimbing haji, serta ratusan Calon Jamaah Haji Kota Bima tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi merupakan perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, serta ketundukan kepada Allah SWT.

“Oleh karena itu, kegiatan bimbingan manasik haji memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya untuk memberikan pemahaman teknis tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga untuk membentuk kesiapan mental, spiritual, dan sosial para calon jamaah,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah calon haji, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen untuk mengakomodir transportasi para calon jamaah haji Kota Bima, baik untuk keberangkatan menuju Mataram maupun kepulangan dari Mataram ke Kota Bima,” lanjutnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pemerintah Kota Bima berharap seluruh jamaah calon haji tahun 1447 H/2026 M dapat menjadi jamaah haji yang mandiri, tertib, dan meraih predikat haji mabrur.

Dalam laporan penyelenggaraan disampaikan bahwa jumlah jamaah calon haji Kota Bima Tahun 1447 H/2026 M sebanyak 228 orang, yang terbagi dalam dua kloter dan dua gelombang keberangkatan.

Sebanyak 121 jamaah tergabung dalam Kloter 11 Gelombang I, yang masuk lebih dulu ke Madinah. Sementara 107 jamaah tergabung dalam Kloter 13 Gelombang II, yang masuk lebih dulu ke Makkah.

Dari total jamaah tersebut, sekitar 40% merupakan jamaah lanjut usia (lansia). Tercatat jamaah tertua calon haji Kota Bima berusia 96 tahun, sedangkan jamaah termuda berusia 19 tahun atas nama Muhammad Nouval Ansyar.

Pemerintah Kota Bima senantiasa berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan fasilitas, serta pembinaan jamaah secara berkelanjutan.