Rakor KSOP Bima Bahas Tata Kelola Perairan, Wawali Dorong Sinergi Lintas Sektor
Prokopim Kota Bima, 31 Maret 2026 - Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola wilayah perairan yang tertib, aman, dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi terkait kegiatan di Wilayah Perairan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) dan Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) Pelabuhan Bima. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026, bertempat di Ruang Aula Kantor KSOP Bima.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Camat Rasanae Barat, Lurah Tanjung, serta Lurah Kolo. Hadir pula Kepala dinas Perikanan Provinsi NTB, Anggota DPRD Kota Bima dapil Asakota, perwakilan Kapolres, Perwakilan Dandim 1608/Bima, Perwakilan Kejaksaan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan kawasan perairan pelabuhan secara terpadu.
Dalam rapat tersebut berbagai isu strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya penataan ruang wilayah perairan, pengawasan terhadap aktivitas di kawasan pelabuhan, peningkatan keselamatan pelayaran, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Selain itu, dibahas pula pentingnya penegakan regulasi dan koordinasi antar instansi guna meminimalisir potensi konflik pemanfaatan ruang serta mencegah terjadinya pelanggaran di wilayah perairan.
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antar seluruh pihak terkait, baik pemerintah daerah, instansi vertikal, maupun unsur masyarakat karena pengelolaan wilayah perairan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan lingkungan.
Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini Wakil Walikota Bima berharap tercipta keselarasan kebijakan dan langkah kerja antar seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan kawasan pelabuhan. Sinergi yang kuat diharapkan mampu mendorong terciptanya kawasan pelabuhan yang tertib, aman, produktif, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah di Kota Bima.***