Plt Asisten I Tutup Kegiatan Pameran Bonsai Penatoi
Prokopim Kota Bima, 20 April 2026 — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pameran Bonsai Kelurahan Penatoi yang digelar di halaman Kantor Lurah Penatoi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kota Bima ke-24 Tahun 2026, sekaligus menghadirkan ruang apresiasi bagi para pecinta seni bonsai dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Hj. Suharni, SE, didampingi Camat Mpunda, Lurah Penatoi, serta jajaran. Kehadiran pemerintah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap geliat ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Dalam sambutannya, Plt. Asisten I menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, komunitas bonsai, serta para peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa pameran bonsai bukan sekadar ajang menampilkan tanaman hias, tetapi juga sarat makna.
“Bonsai mengajarkan kita tentang kesabaran, ketekunan, dan seni merawat kehidupan,” ujarnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini dinilai memiliki nilai strategis bagi daerah. Selain menjadi wadah silaturahmi antar komunitas, pameran bonsai juga mampu menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat, membuka peluang usaha tanaman hias, memperindah lingkungan kota, serta menumbuhkan budaya mencintai alam dan ruang hijau.
Sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan nyaman, kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memperbanyak ruang terbuka hijau.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda rutin daerah, bahkan ke depan dapat ditingkatkan menjadi event tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan. Menurutnya, keindahan kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kesadaran warganya dalam menjaga keasrian.
Penutupan pameran ini bukan sekadar akhir dari sebuah kegiatan, tetapi menjadi awal dari semangat baru untuk merawat lingkungan, memperkuat solidaritas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bima.