Wali Kota Bima Resmi Lepas 221 Tamu Allah, Titip Doa untuk Kota Tercinta
Prokopim Kota Bima, 30 April 2026 – Suasana penuh haru, doa, dan kebanggaan menyelimuti halaman Masjid H.M. Nur A. Latif Pemerintah Kota Bima saat dilangsungkannya acara pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Bima Tahun 1447 H/2026 M.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE dan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH didampingi seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima, mulai dari para asisten, staf ahli, kepala OPD, hingga camat dan lurah se-Kota Bima. Turut hadir pula unsur Forkopimda, Ketua Baznas, MUI, Ketua TP PKK, serta berbagai organisasi kewanitaan.
Dalam laporan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima, disampaikan bahwa total jemaah yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 221 orang, terbagi dalam Kloter 11 sebanyak 114 orang dan Kloter 13 sebanyak 107 orang. Seluruh jemaah dijadwalkan berangkat sesuai waktu yang telah ditentukan melalui Embarkasi Lombok.
Momentum pelepasan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal perjalanan spiritual yang sangat istimewa. Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa ibadah haji adalah panggilan mulia yang tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menunaikannya.
“Hari ini kita mengantarkan para tamu Allah untuk memenuhi undangan-Nya. Tidak semua orang dipanggil, dan tidak semua yang mampu diberi kesempatan. Maka keberangkatan ini adalah kehormatan besar sekaligus amanah spiritual yang luar biasa,” ungkap Wali Kota.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan haji adalah perjalanan hati—menuju keikhlasan, kesabaran, dan ketundukan total kepada Allah SWT. Para jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan, meluruskan niat, serta saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang penuh tantangan, Pemerintah Kota Bima tetap menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Fasilitasi transportasi menuju embarkasi hingga kepulangan kembali ke daerah tetap menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu Allah.
Lebih dari itu, Wali Kota menitipkan harapan besar kepada seluruh jemaah:
“Ketika berada di Tanah Suci, di hadapan Ka’bah dan di Padang Arafah, ingatlah Kota Bima. Doakan agar daerah ini selalu dalam lindungan Allah, masyarakatnya hidup rukun, dan para pemimpinnya diberi kekuatan serta kebijaksanaan.”
Suasana semakin khidmat saat pelepasan resmi dilakukan dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, menandai keberangkatan para jemaah menuju Tanah Suci.
Acara ini menjadi bukti bahwa keberangkatan haji bukan hanya perjalanan individu, melainkan membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Kota Bima. Dengan penuh harap, seluruh hadirin mendoakan agar para jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.
Menutup rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut, Wali Kota Bima bersama Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, serta seluruh tamu undangan melakukan foto bersama dengan para calon jemaah haji. Momen ini menjadi simbol kebersamaan, dukungan, dan doa seluruh masyarakat Kota Bima bagi para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. Suasana hangat penuh kekeluargaan pun terasa, mengiringi langkah awal perjalanan suci yang sarat harapan dan keberkahan.