Tasyakuran dan Pelepasan “Epilogue 35” SMA Negeri 4 Kota Bima Berlangsung Haru dan Penuh Makna

Prokopim Kota Bima — Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan Tasyakuran dan Pelepasan “Epilogue 35” Siswa/Siswi Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Bima yang berlangsung di Lapangan Upacara SMA Negeri 4 Kota Bima, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.AP, didampingi Camat, Kepala SMA Negeri 4 Kota Bima beserta jajaran, pengawas SMA, para orang tua/wali murid serta tamu undangan lainnya.

Acara pelepasan yang mengusung tema “Mungkin Akhirnya Tak Jadi Satu, Namun Bersorai Pernah Bertemu” berlangsung penuh emosional dan kebersamaan sebagai penanda berakhirnya perjalanan siswa kelas XII di bangku sekolah menengah.

Dalam sambutan Wakil Wali Kota Bima yang dibacakan oleh Asisten II pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMA Negeri 4 Kota Bima, khususnya OSIS selaku penyelenggara kegiatan yang dinilai mampu menghadirkan acara pelepasan dengan penuh kreativitas dan semangat generasi muda. 

Disampaikan pula bahwa momen pelepasan bukan sekadar perpisahan, tetapi menjadi titik awal perjalanan baru menuju masa depan yang penuh pilihan dan tantangan.

“Anak-anakku Epilogue 35, hari ini bukan hanya tentang perpisahan. Ini adalah checkpoint kehidupan. Kalian sedang berdiri di persimpangan antara masa remaja yang penuh cerita menuju masa depan yang penuh pilihan,” pesan beliau.

Dalam sambutan asisten II  juga disampaikan bahwa generasi muda saat ini tumbuh di tengah perkembangan teknologi, media sosial dan arus informasi yang begitu cepat, sehingga dibutuhkan karakter, mental yang kuat dan akhlak yang baik agar mampu menghadapi tantangan zaman.

Para siswa juga diingatkan bahwa keberhasilan hidup tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga oleh kegigihan, perilaku dan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, penghormatan dan apresiasi tinggi turut diberikan kepada seluruh guru yang telah mendidik, membimbing dan membentuk karakter para siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.

“Cara terbaik menghormati guru bukan hanya dengan ucapan terima kasih, tetapi dengan menjaga nama baik almamater, menjauhi hal-hal negatif dan bersungguh-sungguh mengejar cita-cita,” ujarnya

Pemerintah Kota Bima juga berharap para lulusan SMA Negeri 4 Kota Bima dapat terus melanjutkan pendidikan dan kembali menjadi generasi yang membawa manfaat bagi daerah, bangsa dan negara.

Acara tasyakuran dan pelepasan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dirangkaikan dengan berbagai penampilan serta momen kebersamaan antara siswa, guru dan orang tua sebagai kenangan akhir masa sekolah para siswa kelas XII.