Pemerintah Kota Bima Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting
Prokopim Kota Bima, 13 Mei 2026 — Pemerintah Kota Bima melaksanakan kegiatan Penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah Kota yang berlangsung di Puskesmas Jatibaru sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan pangan masyarakat sekaligus upaya pencegahan stunting.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.AP, bersama jajaran Pemerintah Kota Bima.
Dalam pengantarnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Bima dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia menegaskan bahwa bantuan pangan yang diberikan merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Bima.
“Diharapkan Kota Bima tahun 2026 dapat menuju daerah bebas stunting melalui berbagai intervensi, termasuk bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan beras secara simbolis kepada lima orang penerima manfaat oleh jajaran Pemerintah Kota Bima.
Sementara itu, dalam sambutannya, Asisten II Setda Kota Bima menyampaikan bahwa program penyaluran cadangan pangan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama, meskipun di tengah keterbatasan fiskal akibat berbagai kebijakan efisiensi anggaran.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah tetap hadir dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan kesehatan keluarga,” ungkap Asisten II.
Ia menjelaskan bahwa bantuan pangan yang disalurkan tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi keluarga.
Menurutnya, pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan hingga masyarakat.
“Pencegahan stunting sangat penting karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan. Anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi kekuatan pembangunan Kota Bima di masa yang akan datang,” jelasnya.
Asisten II juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas pangan, memperkuat kepedulian sosial dan terus mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Mari kita doakan dan bersama-sama menjaga Kota Bima agar semakin maju, sehat dan kuat melalui sinergi semua pihak dalam menjaga ketahanan pangan serta menekan angka stunting,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bima berharap bantuan cadangan pangan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima serta menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan generasi Kota Bima yang sehat dan berkualitas.