Wali Kota Bima Terima Audiensi dan Silaturahmi Koalisi Perempuan Indonesia NTB Cabang Bima

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) NTB Cabang Bima di ruang kerja Wali Kota Bima, Kamis (4/6/2026).

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Wali Kota Bima didampingi oleh Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bima, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bima, serta turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bima.

Pada kesempatan tersebut, pengurus Koalisi Perempuan Indonesia NTB Cabang Bima memaparkan berbagai program dan kegiatan organisasi yang telah berdiri sejak tahun 2009 dan kini memasuki periode kepengurusan ketiga. KPI Cabang Bima menaungi 12 kelompok kepentingan yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, seperti ibu rumah tangga, petani, nelayan, serta kelompok masyarakat marginal lainnya.

Koalisi Perempuan Indonesia berfokus pada upaya peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, serta peningkatan kapasitas perempuan. Saat ini, KPI juga menjalin kolaborasi dengan Satgas Perempuan dan Anak serta Rumah Aspirasi dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

Selain itu, KPI aktif melakukan sosialisasi berbagai regulasi terkait perempuan dan anak agar masyarakat Kota Bima semakin memahami hak-hak perempuan dan anak serta memperoleh perlindungan hukum yang memadai. Organisasi ini juga konsisten melakukan pembinaan kelompok tani organik yang telah berjalan selama dua tahun, mendampingi kelompok bank sampah, serta melaksanakan berbagai program pemberdayaan yang menyentuh berbagai lini kehidupan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, KPI juga menyampaikan perhatian terhadap persoalan sosial yang berkembang di kalangan pelajar, khususnya maraknya perundungan (bullying) yang terorganisir dalam bentuk kelompok atau geng. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sekitar 60 kelompok atau geng yang perlu mendapatkan perhatian bersama melalui pendekatan pembinaan dan edukasi.

Koalisi Perempuan Indonesia juga menyampaikan bahwa setiap kelurahan di Kota Bima telah memiliki Balai Perempuan yang menaungi sekitar tiga hingga lima kelompok kepentingan sebagai wadah pemberdayaan dan penguatan peran perempuan di tengah masyarakat.

Menanggapi berbagai program dan aspirasi yang disampaikan, Wali Kota Bima menyambut baik serta memberikan apresiasi atas peran aktif Koalisi Perempuan Indonesia dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi perempuan, TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta perangkat daerah teknis menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Wali Kota menegaskan bahwa keberadaan berbagai kelompok kepentingan yang dibina oleh KPI dapat menjadi kekuatan sosial yang mampu membantu pemerintah dalam menekan laju inflasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Lebih lanjut, Wali Kota Bima menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di kalangan anak dan remaja, seperti perundungan, kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, kolaborasi antara Koalisi Perempuan Indonesia dengan dinas teknis terkait menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pembinaan generasi muda.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi Koalisi Perempuan Indonesia terhadap pembangunan Kota Bima melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota Bima, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan Kota Bima yang bersih, terang, tertib, dan asri.