Wali Kota Bima Hadiri Project Ko-Kurikuler dan Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 19 Rabangodu Utara
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri kegiatan Project Ko-Kurikuler dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN 19 Rabangodu Utara Kota Bima Tahun Pelajaran 2025/2026 yang mengusung tema “Mewujudkan Insan Cerdas yang Religius, Adaptif dan Memiliki Empati Tinggi dalam Lingkungan Pendidikan Inklusif yang Unggul (CERIA BISA)”. Kegiatan yang berlangsung penuh haru dan kebanggaan tersebut dilaksanakan di halaman SDN 19 Rabangodu Utara Kota Bima, Sabtu (6/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi Asisten III Setda Kota Bima, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Bima, serta Lurah Rabangodu Utara. Turut hadir pengawas sekolah, Ketua Komite Sekolah, Kepala SDN 19 Rabangodu Utara beserta jajaran dewan guru, orang tua, wali murid, dan para siswa.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyerahkan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi dan peraih predikat terbaik umum sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan. Tahun ini, SDN 19 Rabangodu Utara meluluskan sebanyak 102 siswa. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 29 siswa terbaik dari kelas VI A, VI B, dan VI C, serta 3 siswa terbaik umum.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa keberhasilan program pendidikan di sekolah tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pihak sekolah, komite, dan orang tua siswa. Menurutnya, ketiga unsur tersebut harus berjalan beriringan untuk mewujudkan sekolah yang maju, berkualitas, dan mampu mencetak generasi unggul.
Ia menyampaikan bahwa acara pelepasan ini merupakan hadiah dan bentuk penghargaan bagi para siswa yang telah berjuang selama enam tahun menyelesaikan pendidikan dasar. Momen tersebut menjadi saat yang penuh haru, baik bagi siswa yang akan berpisah dengan teman-teman dan guru-gurunya maupun bagi para orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
“Di wajah mereka ada harapan, di mata mereka tersimpan cita-cita. Di pundak merekalah masa depan Kota Bima akan ditentukan. Anak-anak yang hari ini mengenakan seragam merah putih, beberapa tahun ke depan akan menjadi dokter, guru, tentara, polisi, pengusaha, ulama, pemimpin daerah bahkan pemimpin bangsa,” ungkapnya.
Wali Kota juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar terus belajar dan tidak berhenti bermimpi. Ia menegaskan bahwa kelulusan dari sekolah dasar bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Gantungkan cita-cita kalian setinggi langit. Kalaupun kalian jatuh, kalian akan jatuh di antara bintang-bintang. Prestasi yang kalian raih hari ini adalah bukti bahwa kalian mampu meraih masa depan yang gemilang,” pesannya.
Lebih lanjut, Wali Kota Bima mengingatkan pentingnya pendidikan agama dan pembinaan karakter di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Menurutnya, kemudahan akses internet harus diimbangi dengan pengawasan dan pendampingan dari orang tua maupun guru agar generasi muda tidak terjerumus dalam pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.
“Jangan sampai anak-anak kita direbut oleh narkoba. Jangan sampai mereka kehilangan arah karena pergaulan yang salah. Jangan sampai mereka tumbuh tanpa pegangan moral dan agama yang kuat,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa masa depan Kota Bima berada di tangan generasi muda saat ini. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi, membimbing, dan mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat.
Wali Kota juga mengajak para orang tua untuk menjadi benteng pertama dalam menjaga dan mendampingi anak-anak mereka, sementara para guru diharapkan tidak hanya menanamkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan kecintaan kepada agama.
“Mari kita berdiri dalam satu barisan untuk melindungi anak-anak Kota Bima. Ini bukan tugas pemerintah semata, bukan pula tugas sekolah semata. Ini adalah tugas kita bersama. Karena jika satu anak terjerumus narkoba, maka yang kehilangan masa depan bukan hanya keluarganya, tetapi juga Kota Bima,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan SDN 19 Rabangodu Utara atas dedikasi dan pengabdian dalam mendidik generasi penerus bangsa. Ia juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para orang tua yang telah menjadi mitra sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak-anak.
“Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, dekatkan diri kepada Allah SWT, pilih teman yang baik, dan kejarlah cita-cita kalian dengan penuh ketekunan. Kalian adalah harapan Kota Bima dan cahaya masa depan daerah ini,” tutupnya.