Buka MTQ Kelurahan Kolo, Wali Kota Bima : Keterbatasan Tak Surutkan Syiar Islam, MTQ Kelurahan Kolo Tetap Bergema

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-XXII Tingkat Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Masjid Babul Hikmah, Senin (15/06).

Turut hadir Anggota DPRD Kota Bima Dapil III Kecamatan Asakota Hj. Gina Anggriani dan Sudarmono, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima Drs. H. Supratman, M.AP., Camat Asakota, para lurah se-Kecamatan Asakota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para Ketua RT dan RW Kelurahan Kolo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia dan masyarakat Kelurahan Kolo yang tetap mampu menyelenggarakan MTQ dengan baik di tengah keterbatasan anggaran.

Ia menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih terdampak koreksi dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga bantuan untuk pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan yang biasanya mencapai Rp30 juta, pada tahun ini hanya sebesar Rp10 juta.

Meski demikian, menurutnya keterbatasan tidak boleh menjadi penghalang untuk terus melaksanakan syiar Islam.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Kelurahan Kolo menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu mengatasi berbagai tantangan.

"Selama semangat gotong royong tetap terjaga, sesulit apa pun kondisi yang dihadapi, kita akan mampu melaluinya bersama. MTQ hari ini menjadi bukti nyata bahwa syiar Islam tetap dapat dilaksanakan dengan baik berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat." Ujarnya.

Wali Kota menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat ukhuwah dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia juga berpesan kepada dewan hakim dan seluruh panitera musabaqah agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, objektif, jujur, dan adil dalam melakukan penilaian sehingga dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang kelak mengharumkan nama Kelurahan Kolo hingga tingkat provinsi maupun nasional bahkan Internasional.

Kepada seluruh peserta, Wali Kota mengajak untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai wadah belajar dan mempererat silaturahmi.

"MTQ bukan semata tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana nilai dan cahaya Al-Qur'an dapat hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat." Pesannya.

MTQ Ke-XXII Tingkat Kelurahan Kolo Tahun 2026 diikuti oleh 125 peserta yang akan berkompetisi pada berbagai cabang musabaqah.