Meriah dan Penuh Antusias, Wakil Wali Kota Bima Buka Resmi STQH Ke-VII Kelurahan Ule

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-VII Tingkat Kelurahan Ule Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan H. Dafid, Lingkungan Tolotongga RT 002 RW 001, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota.

Kegiatan yang mengusung tema “Al-Qur’an Sebagai Pembentuk Kepribadian Mukmin Sejati” tersebut dihadiri oleh para Asisten Setda Kota Bima, Kabag Kesra, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Camat Asakota, para lurah se-Kecamatan Asakota, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, peserta STQ, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, pemerintah kelurahan, para tokoh agama, guru ngaji, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga STQ Ke-VII Tingkat Kelurahan Ule dapat terselenggara dengan baik, meriah, dan penuh semangat kebersamaan.

Menurutnya, STQ tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial atau agenda rutin tahunan semata. Lebih dari itu, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting sebagai salah satu indikator keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat, baik secara kuantitatif maupun kualitatif

“Melalui STQ ini kita dapat melihat sejauh mana syiar Al-Qur’an terus tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat. Ini menjadi ukuran penting bagaimana pembinaan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an, serta kecintaan generasi muda terhadap kitab suci terus terjaga dan berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era globalisasi saat ini.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu pesat membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman serius seperti penyalahgunaan media sosial, pornografi, perjudian online, narkoba, dan berbagai bentuk pergaulan yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pendidikan agama sejak usia dini menjadi benteng utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi perkembangan zaman dengan bijaksana.

“Saya yakin ketika anak-anak kita sejak dini dibekali dengan ilmu agama dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi emas yang mampu membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bahkan bangsa dan negara,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an serta menciptakan lingkungan yang religius dan kondusif bagi tumbuhnya generasi Qur’ani.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru ngaji, ustaz, ustazah, dan seluruh pembina yang selama ini dengan penuh kesabaran mendidik dan membimbing anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an.

“Saya berharap dari STQ ini akan lahir qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota Bima berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses serta menjadi momentum untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-VII Tingkat Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka.”