Zoom Meeting Bersama Perwakilan Wali Kota Ichinoseki City Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM Kota Bima–Jepang

Prokopim, 6 Juli 2026 – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., mengikuti pertemuan secara virtual (Zoom Meeting) dengan Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sat?, sekaligus menerima kunjungan perwakilan Pemerintah Kota Ichinoseki, Shimizu beserta tiga orang rekannya, di Aula Parenta Kantor Wali Kota Bima. 

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima dan didampingi Sekda, Asisten II, Kepala Bappeda, Kepala BRIDA, Kadis Nakers, Kadis Sosial, Kadis Koperindag, serta Kepala DPMPTSP.

Pertemuan virtual ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan penjajakan kerja sama yang telah dibangun sebelumnya antara Pemerintah Kota Bima dengan Pemerintah Kota Ichinoseki, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, ketenagakerjaan, pendidikan, serta peluang investasi

Perwakilan Wali Kota Ichinoseki, Shimizu, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bima atas kesediaannya meluangkan waktu untuk melakukan pertemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa selain perusahaan penerima tenaga kerja di Kota Ichinoseki, terdapat pula perusahaan-perusahaan besar di berbagai wilayah Jepang yang siap menerima tenaga kerja asing, termasuk dari Kota Bima.

“Selama sekitar tujuh bulan peserta akan mengikuti pelatihan bahasa di Indonesia, disertai pengurusan dokumen seperti paspor, pemeriksaan kesehatan, dan rekomendasi. Setelah tiba di Jepang, masih diperlukan sekitar enam bulan untuk penyelesaian proses administrasi dan penyesuaian,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Kota Bima untuk menimba ilmu sekaligus bekerja di Jepang, dan merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Jepang.

“Anak-anak muda Kota Bima memiliki kesempatan untuk belajar dan memperoleh pengalaman kerja di Jepang. Tentunya seluruh persyaratan yang menjadi bagian dari kerja sama ini akan kami penuhi melalui perangkat daerah terkait,” ujar Wali Kota.

“Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Pemerintah Kota Ichinoseki. Kami telah mempelajari profil Kota Ichinoseki yang memiliki sekitar 103 ribu penduduk, sementara Kota Bima berjumlah sekitar 165 ribu jiwa. Kami optimistis dapat menyiapkan tenaga kerja yang kompeten melalui dinas teknis terkait sehingga kebutuhan tenaga kerja di Jepang dapat dipenuhi,” Lanjutnya.

Dalam vicon tersebut turut disampaikan pesan dari Wali Kota Ichinoseki, Yoshihito Sat?. Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 223 warga negara Indonesia yang tinggal di Kota Ichinoseki dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah. Kota Ichinoseki memiliki sekitar 4.846 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, seperti kesehatan, manufaktur, konstruksi, hingga penyediaan makanan dan minuman.

Menurutnya, Pemerintah Kota Ichinoseki tidak hanya ingin menghadirkan lapangan pekerjaan, tetapi juga memastikan para pekerja asing dapat tinggal dengan aman dan nyaman. Ia berharap masyarakat Kota Bima dapat menjadi bagian dari pembangunan di Kota Ichinoseki.

Yoshihito Sat? juga menyampaikan rencana kunjungan delegasi Pemerintah Kota Ichinoseki beserta sejumlah perusahaan Jepang ke Kota Bima pada 5 Oktober mendatang, untuk mengunjungi sekolah-sekolah di Kota Bima sekaligus melihat secara langsung potensi sumber daya manusia yang dimiliki daerah.

Menanggapi rencana tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Bima menyambut kunjungan tersebut

“Kami menunggu kedatangan Wali Kota Ichinoseki beserta rombongan. Di Kota Bima telah tersedia sekolah bahasa Jepang yang akan menjadi modal penting dalam mempersiapkan tenaga kerja. Hal ini menunjukkan adanya keseriusan dan kepercayaan Pemerintah Jepang kepada Kota Bima. Terima kasih atas kepercayaannya, kami siap menyambut kunjungan tersebut,” katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima menyampaikan bahwa berbagai persiapan sebenarnya telah dilakukan sejak 4 tahun lalu, ketika kerja sama dengan Ichinoseki mulai dijajaki.

“Kami mendukung penuh kerja sama ini. Berbagai langkah persiapan telah dilakukan agar sumber daya manusia Kota Bima memiliki kesempatan bekerja di Jepang,” ujarnya.

Sementara itu, Shimizu menambahkan bahwa kerja sama yang dibangun tidak hanya terbatas pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga diarahkan pada pertukaran pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, pertukaran budaya, hingga sektor pariwisata. Ia berharap seluruh rencana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap melalui hubungan yang semakin erat antara kedua daerah.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bima menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk mendukung penuh kerja sama tersebut.

“Pemerintah Kota Bima akan memberikan dukungan penuh, terutama dalam meningkatkan kemampuan bahasa dan kompetensi tenaga kerja agar siap bersaing di Jepang. Kami juga menyambut baik peluang pertukaran budaya, guru, maupun mahasiswa.,” pungkasnya.