Wali Kota Bima Hadiri Gerakan Indonesia Asri, Dukung Penanaman Serentak 10.000 Pohon untuk Kelestarian Lingkungan
Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, menghadiri kegiatan Gerakan Indonesia Asri Polda NTB Menanam untuk Negeri yang diselenggarakan di Mapolresta Bima, Jumat pagi (14/8). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan penanaman serentak 10.000 pohon yang dilaksanakan oleh Polda Nusa Tenggara Barat bersama 10 Polres jajaran dengan mengusung tagline “Menanam Hari Ini, Melestarikan Bumi untuk Generasi.”
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota beserta seluruh jajaran, Dandim 1608/Bima, Kajari Raba Bima, Danyon Brimob C Pelopor Bima, Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima, Kadis Pertanian, serta Kepala KSOP Kelas IV Bima.
Gerakan penanaman pohon ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, unsur Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE menyampaikan apresiasi atas inisiasi Polda NTB yang menggelar gerakan penghijauan secara serentak di seluruh wilayah NTB. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan.
“Menanam pohon bukan hanya untuk hari ini, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang. Pemerintah Kota Bima mendukung penuh setiap gerakan yang mendorong pelestarian lingkungan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat pohon yang ditanam,” ujar Wali Kota.
Melalui Gerakan Indonesia Asri, diharapkan semangat menanam dan merawat pohon dapat terus tumbuh sebagai budaya bersama, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Bima maupun Provinsi Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh seluruh unsur Forkopimda dan tamu undangan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lestari demi masa depan yang lebih baik.