Wali Kota Bima Hadiri Wisuda Sarjana STIE Bima Angkatan XXIII
PROKOPIM KOTA BIMA — Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, S.E., menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan XXIII Tahun Akademik 2025/2026 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, yang berlangsung di Auditorium STIE Bima, Kamis, 27 Agustus 2026.
Sebanyak 254 wisudawan dan wisudawati resmi mengikuti prosesi wisuda pada momentum tersebut. Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bima dan Kabupaten Bima, Staf Ahli Wali Kota Bima Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), para Kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali–NTB, pimpinan perguruan tinggi swasta lingkup Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, orang tua wisudawan, serta para wisudawan dan wisudawati.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada STIE Bima atas kontribusi dan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, bagi Pemerintah Kota Bima, STIE Bima bukan sekadar institusi pendidikan tinggi, tetapi telah menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam pembangunan Kota Bima.
“Kita telah melihat bagaimana STIE Bima hadir dan mengambil bagian dalam berbagai program pembangunan maupun kegiatan strategis yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bima,” ujarnya.
Ia menyebutkan, kontribusi tersebut terlihat dalam berbagai event besar dan agenda daerah yang menjadi ruang promosi daerah, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemberdayaan UMKM.
Dalam penyelenggaraan Rimpu Mantika, misalnya, STIE Bima dinilai telah memberikan dukungan dan kontribusi nyata. Demikian pula dalam kegiatan Bazaar UMKM Kota Bima, STIE Bima turut mengambil bagian dalam menggerakkan ekosistem ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.
STIE Bima juga disebut pernah berkontribusi dalam kegiatan Job Fair Kota Bima. Hal tersebut, menurut Wali Kota, menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja sekaligus ikut menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah.
Wali Kota menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Pemerintah memiliki program, perguruan tinggi memiliki ilmu dan sumber daya manusia, dunia usaha memiliki peluang, sementara masyarakat memiliki potensi.
“Jika semuanya kita satukan, maka akan lahir kekuatan besar untuk membangun Kota Bima,” katanya.
Karena itu, ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Bima dan STIE Bima ke depan dapat terus diperkuat, sehingga keberadaan perguruan tinggi semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Kepada para wisudawan dan wisudawati, Wali Kota berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi diwujudkan dalam gagasan, karya, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Ilmu yang saudara peroleh tidak boleh berhenti di ruang kelas. Ilmu harus turun menjadi gagasan, gagasan harus berubah menjadi karya, dan karya harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Ia juga mendorong para lulusan untuk tidak hanya berorientasi pada pertanyaan tentang di mana akan bekerja, tetapi mulai membangun pola pikir sebagai pencipta peluang dan pemberi manfaat.
“Mulailah berpikir, apa yang bisa saya ciptakan, siapa yang bisa saya bantu, dan kontribusi apa yang bisa saya berikan untuk Kota Bima,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Bima atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Bima menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STIE Bima.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga wisudawan yang telah memberikan doa, perjuangan, pengorbanan, serta dukungan hingga para lulusan dapat mencapai tahap tersebut.
“Di balik setiap toga yang dikenakan hari ini, terdapat doa, perjuangan, pengorbanan, dan dukungan yang tidak ternilai,” pungkasnya.