Pemerintah Kota Bima Lepas Tim Relawan dan Bantuan Gempa untuk NTT
Prokopim Kota Bima, 28 Agustus 2026 — Pemerintah Kota Bima menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut ditandai dengan pelepasan tim relawan dan bantuan kemanusiaan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE, di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Jumat (28/8).
Pelepasan tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat Kota Bima dalam membantu saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. Wali Kota Bima menyampaikan bahwa bencana tidak pernah memilih siapa yang menjadi korbannya. Ketika masyarakat NTT tertimpa musibah, maka seluruh masyarakat Indonesia turut merasakan duka yang sama.
“Bantuan yang kita kirimkan hari ini bukan sekadar barang, bukan sekadar kebutuhan pokok. Walaupun nilainya mungkin tidak besar, namun di dalamnya ada kepedulian, ada empati, ada doa, dan ada pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini,” ujar Wali Kota.
Bantuan yang dihimpun dan akan disalurkan terdiri atas uang tunai serta berbagai kebutuhan sehari-hari, antara lain sembako, pakaian, obat-obatan, serta kebutuhan sandang dan pangan lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus meringankan beban mereka dalam masa pemulihan.
Adapun tim relawan yang akan membawa dan menyalurkan bantuan terdiri dari unsur BPBD Kota Bima, Indonesia Off-Road Federation (IOF), ADS Internasional–Indonesia, serta Koalisi Organisasi Profesi Kesehatan yang ada di Kota Bima.
Rencananya, tim relawan bersama bantuan kemanusiaan tersebut akan diberangkatkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, melalui jalur darat dengan menggunakan akses penyeberangan Pelabuhan Sape menuju wilayah tujuan.
Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari masyarakat, ASN, sekolah, dunia usaha, organisasi, komunitas, lembaga sosial, relawan, hingga para donatur yang dengan penuh keikhlasan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian tersebut merupakan cerminan wajah Kota Bima yang sesungguhnya. Ketika ada saudara yang membutuhkan, masyarakat Kota Bima hadir dan bergandengan tangan untuk memberikan bantuan.
“Mungkin kita tidak mampu menghentikan bencana, tetapi kita selalu mampu menghadirkan kepedulian setelah bencana datang,” tegasnya.
Kepada seluruh relawan yang akan menjalankan misi kemanusiaan tersebut, Wali Kota berpesan agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia berharap seluruh tim diberikan kelancaran, kesehatan, serta perlindungan hingga bantuan tiba di tempat tujuan.
Dengan dilepasnya tim relawan dan bantuan kemanusiaan tersebut, Pemerintah Kota Bima berharap bantuan dapat sampai dengan selamat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa.