Pemkot Bima Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak dan TPPO

Prokopim Kota Bima, 1 September 2026 — Pemerintah Kota Bima terus memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak melalui Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, Selasa (1/9).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bima tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Bima Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM. Kegiatan turut diikuti para Kepala Puskesmas se-Kota Bima serta sejumlah stakeholder terkait.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari praktisi psikolog dan anggota Densus 88 guna memberikan pemahaman dan penguatan kapasitas peserta dalam mencegah kekerasan terhadap anak sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman dan modus Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Dalam kegiatan tersebut ditekankan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Kekerasan terhadap anak tidak hanya berbentuk kekerasan fisik, tetapi juga mencakup kekerasan verbal, perundungan, kekerasan seksual, penelantaran, eksploitasi ekonomi hingga kekerasan di ruang digital.

Perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial turut menjadi perhatian karena dapat membuka ruang bagi penipuan, eksploitasi seksual, perundungan hingga perekrutan korban TPPO. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara terpadu melalui edukasi, penguatan pengawasan serta kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, aparat penegak hukum dan masyarakat.

Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan penanganan yang tepat terhadap korban.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran dan kewaspadaan bersama dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan TPPO, sehingga Kota Bima dapat terus menjadi lingkungan yang aman, sehat dan layak bagi tumbuh kembang anak.