Buka Bimtek Penanganan Stunting, Wali Kota Bima Tekankan Peran Aktif Lurah dan Camat
Prokopim Kota Bima, 21 September 2026 – Pemerintah Kota Bima menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Kelurahan dan Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dalam Penanganan Stunting.
Kegiatan berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima dan dihadiri Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., Sekda Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Bima Hj. Badrah Ekawati, S.E., S.Tr.Keb.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak dan doa bersama. Turut hadir seluruh Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Bima, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Bagian Pemerintahan selaku pemangku kegiatan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemetaan dan kunjungan kegiatan, upaya penanganan stunting di Kota Bima masih belum optimal. Persoalan stunting yang terus muncul setiap tahun perlu menjadi perhatian bersama untuk ditelaah dan dianalisis secara lebih mendalam, sehingga angka stunting dapat terus ditekan bahkan diatasi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen uraian kerja kepada lima Camat se-Kota Bima oleh Wali Kota Bima bersama Sekda, Ketua Tim Pembina Posyandu dan Kepala Bagian Pemerintahan. Selanjutnya dilakukan penyerahan secara simbolis bibit cabai kepada tujuh Lurah Kota Bima yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan hal penting karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi daerah hingga bangsa. Menurutnya, persoalan yang masih terjadi perlu menjadi bahan evaluasi bersama, baik dari sisi dukungan anggaran maupun kepedulian seluruh pihak. Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kesadaran bahwa masih terdapat anak-anak yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Wali Kota meminta seluruh pihak, mulai dari pendataan hingga pendampingan, terlibat secara maksimal tanpa ada yang terlewat. Lurah dan Camat dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan seluruh komponen di wilayah masing-masing. Wali Kota juga menginstruksikan setiap Lurah untuk mengetahui anak-anak stunting yang telah terdata dan memastikan pemenuhan kebutuhan gizi, antara lain melalui pemberian susu dan telur setiap hari, dengan dukungan anggaran yang akan disiapkan Pemerintah Kota Bima. Para Camat diminta memastikan arahan tersebut dilaksanakan oleh setiap Lurah.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan dalam penanganan stunting. Dengan mengharap ridha Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wali Kota Bima secara resmi membuka kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Kelurahan dan Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dalam Penanganan Stunting.