Pemkot Bima Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Harga Pangan Jadi Perhatian

Prokopim Kota Bima, 21 September 2026 – Pemerintah Kota Bima mengikuti Video Conference (Vicon) Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah, bertempat di Aula Parenta.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Setda Kota Bima Drs. H. Supratman, M.AP, didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta seluruh anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima.

Berdasarkan pemantauan harga pangan, harga ayam ras mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 221 kabupaten/kota mengalami perubahan harga. Kenaikan harga ayam ras yang berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) juga mengalami peningkatan di sejumlah daerah.

Beberapa daerah mengalami peningkatan Indeks Perubahan Harga (IPH) sekaligus persentase harga di atas HAP cukup tinggi dengan perubahan IPH sebesar 21,74 persen dan harga di atas HAP sebesar 18,33 persen.

Sementara itu, harga telur ayam ras mengalami kenaikan sebesar 1,08 persen. Meski demikian, secara umum harga telur ayam ras masih berada di bawah HAP. Sebanyak 165 kabupaten/kota atau sekitar 46 persen mengalami peningkatan harga telur ayam ras.

Untuk komoditas bawang merah, secara nasional harga mengalami penurunan sebesar 2,99 persen. Saat ini harga bawang merah berada di kisaran Rp36.262 per kilogram, atau hampir mendekati batas bawah HAP.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan stabilitas harga, perdagangan, dan inklusi pangan dapat terus kita kendalikan. Dengan demikian, para petani, khususnya petani kecil, dapat semakin sejahtera, sementara para pedagang tetap memperoleh keuntungan yang wajar dan masyarakat mendapatkan harga pangan yang terjangkau.