Wali Kota Bima Sambangi Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di Dua Kecamatan

Diselenggarakannya Perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di dua Kecamatan di Kota Bima yakni di Kecamatan Asakota dan Kecamatan Raba, memberikan kebanggan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bima khususnya Wali Kota Bima.

Dengan menyambangi secara bergiliran, kehadiran Wali Kota Bima dalam membuka gelar MTQ yang berlangsung di Sabtu malam, 11 Juni 2022 tersebut menggenapi kebahagiaan masyarakat yang merasakan kehadiran pemimpinnya di tengah-tengah masyarakat Kota Bima.

Secara berurutan Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE membuka perlombaan MTQ di Kecamatan Asakota yang dalam keterangan Ketua Panitia diikuti oleh sebanyak 144 Peserta dan di Kecamatan Raba sebanyak 113 peserta di berbagai mata lomba. Selain itu terdapat mata lomba Marawis yang disponsori oleh Ketua LASQI Kota Bima Umi Elly Alwaini yang juga hadir di kesempatan tersebut bersama Sekretaris Daerah, Camat Asakota, beserta pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terlaksananya kegiatan tahunan yang selalu dinanti oleh masyarakat namun sempat tertunda oleh Pandemi Covid-19. Tentunya dengan menurunnya kasus Covid-19 dan semangat masyarakat dalam melaksanakan Vaksinasi membuahkan hasil yang begitu manis yakni salah satunya dapat terselenggarakannya kegiatan MTQ pada malam hari ini.

"Keberadaan MTQ ini banyak tertunda di tahun-tahun sebelumnya. Kita bersyukur pandemi telah mereda, masyarakat telah melakukan vaksin yang cukup luar biasa sehingga mampu menangkal virus corona di Kota Bima." Tandas Wali Kota Bima mensyukuri.

Lanjutnya, tak lupa beliau haturkan harapannya atas terlaksananya kegiatan MTQ ini agar senantiasa menjadi wadah dalam berbenah, berperilaku, serta memuliakan Al-Quran di dalam berkehidupan. Dengan demikian, MTQ tidak hanya menjadi gelaran seremonial semata, melainkan terdapat penyampaian dan penyaluran nilai-nilai ketaqwaan dan kebajikan di dalamnya.

"Satu harapan dengan adanya MTQ di Kecamatan agar tidak hanya menjadi rutinitas semata tapi ada esensi dasar dan nilai yang bisa dilahirkan dari setiap pelaksanaan MTQ." Harapnya.

Selanjutnya, dalam arahannya pada pembukaan MTQ di Kecamatan Raba, Wali Kota Bima turut membagikan rasa syukurnya atas jerih payah masyarakat dalam memerangi Pandemi Covid-19 sehingga dapat melaksanakan perlombaan MTQ dengan suka cita.

Tambahnya, Wali Kota Bima menghimbau akan peran penting orangtua dalam mengedukasi dan menjadi madrasah pertama dan paling berdampak bagi anak-anak, yakni keluarga. Menurut Wali Kota Bima di era modernisasi yang serba instan dan cepat saat ini, anak-anak selaku generasi penerus haruslah dibentengi oleh pemahaman-pemahaman dan pengetahuan yang cukup tentang apa yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan. 

Kehadiran orangtua dalam membatasi anaknya untuk berselancar di media sosial dan dunia maya merupakan salah satu langkah untuk menjaga kualitas dari karakter dan akhlak generasi muda. Demikian pula dengan adanya perlombaan MTQ ini dapat memupuk dan menambah kekuatan generasi-generasi muda untuk mengisi waktu-waktu berharga mereka oleh kegiatan yang positif dan juga menjadi wadah dalam menyeleksi apa yang baik dan buruk bagi dirinya sendiri.

"PR besar di masa teknologi saat ini, kemajuan yang bisa berimbas pada akhlak anak kita jika tidak dibentengi dengan iman yang kuat. Membekali anak kita dengan keimanan dan akhlak yang kuat sehingga bisa membentengi dari terpaan kemajuan zaman dan sosial media." Wali Kota Bima menghimbau.

Sebelum mengakhiri arahannya dan membuka secara resmi gelar MTQ di dua Kecamatan tersebut Wali Kota Bima mengharapkan adanya penyaluran pemahaman yang mampu mendukung dan meningkatkan keimanan dan karakter dari generasi muda. Dengan menghadirkan lantunan-lantunan ceramah oleh para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang menyelingi sesi MTQ, dapat menggenapkan acara tersebut.

"Inilah yang menjadi wadah dalam MTQ, bisa diisi dengan ceramah-ceramah yang tidak sekedar di isi acara Qasidah saja. Agar bisa menambah esensi bahwa anak-anak kita tidak hanya bisa membaca Al-Quran namun juga bisa mengerti tentang maknanya." Ujar Wali Kota Bima sembari menutup sambutannya dan dilanjutkan dengan membuka secara resmi acara MTQ di dua Kecamatan tersebut.

***