Wakil Wali Kota Bima Secara Resmi Membuka Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Ahli Muda Bidang Teknik Sumber Daya Air

Prokopim Kota Bima, 5 Mei 2026 – Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Jenjang 7 Ahli Muda Bidang Teknik Sumber Daya Air yang digelar di Aula Pemerintah Kota Bima, Selasa (5/5). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia konstruksi daerah agar semakin profesional, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Bina Jasa Konstruksi dan Pengujian Material Dinas PUPR Perkim Provinsi NTB, Okti Indayani, ST, Staf Ahli Wali Kota Bima, Asisten III Setda Kota Bima, Kepala Dinas PUPR Kota Bima, para instruktur dan asesor dari Bina Konstruksi Nusantara, serta 50 peserta pelatihan yang berasal dari unsur tenaga kerja konstruksi di Kota Bima.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan penyelenggara oleh Kepala Balai Bina Jasa Konstruksi dan Pengujian Material Dinas PUPR Perkim Provinsi NTB, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus arahan dari Wakil Wali Kota Bima, yang secara resmi membuka kegiatan pelatihan tersebut. Sebagai penanda dimulainya pelatihan, Wakil Wali Kota Bima juga melakukan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya jajaran Balai Bina Jasa Konstruksi dan Pengujian Material Dinas PUPR Provinsi NTB beserta seluruh mitra kerja yang telah menghadirkan program penguatan kapasitas bagi tenaga kerja konstruksi di Kota Bima. Menurutnya, kehadiran program pelatihan dan sertifikasi ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, dunia jasa konstruksi, dan para pemangku kepentingan profesional dalam mendorong lahirnya SDM unggul di bidang konstruksi.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan daerah saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan harus ditopang oleh sumber daya manusia yang profesional, tersertifikasi, dan berintegritas. Sektor jasa konstruksi, khususnya bidang sumber daya air, memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya air, pengurangan risiko bencana, serta peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Pelatihan dan sertifikasi ini bukan sekadar agenda administratif untuk memperoleh sertifikat, melainkan proses peningkatan kapasitas, penguatan integritas, serta pembentukan standar profesionalisme tenaga konstruksi daerah agar mampu bersaing secara regional maupun nasional,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang belajar yang bernilai, memperkaya pengalaman, memperkuat kompetensi teknis, sekaligus menanamkan etika profesi yang baik dalam setiap aspek pekerjaan.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk tumbuh menjadi tenaga profesional yang terpercaya, berkualitas, dan siap menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan Kota Bima,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk terus mendorong peningkatan kualitas SDM konstruksi lokal, karena pembangunan daerah membutuhkan tenaga ahli yang kompeten, tersertifikasi, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan berkelanjutan, terutama pada bidang sumber daya air yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir tenaga-tenaga konstruksi Kota Bima yang semakin siap, tangguh, dan profesional, sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berkualitas demi mewujudkan Kota Bima yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.