Asisten III: STQ-H Bukan Sekadar Lomba, Tetapi Gerakan Budaya Cinta Al-Qur'an

Kota Bima, 24 Juni 2026 – Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQ-H) Tingkat Kelurahan Pane Tahun 2026 resmi dibuka di Musholla Al-Muchlisin, Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten III Setda Kota Bima, Drs. Muhammad Saleh, yang mewakili Wali Kota Bima.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bima, Sekretaris Camat Rasanae Barat, Kapolsek Rasanae Barat, Lurah Pane, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, peserta STQ-H, serta masyarakat Kelurahan Pane yang hadir dengan penuh antusias.

Dalam sambutan Wali Kota Bima yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, Pemerintah Kelurahan Pane, LPTQ, para tokoh agama, serta masyarakat yang telah bekerja keras menyelenggarakan STQ-H tingkat kelurahan tersebut.

Menurutnya, STQ-H bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari peserta terbaik dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur'an maupun Hadits. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk menghidupkan kembali semangat mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari

“Ketika lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an menggema dari panggung STQ-H ini, sesungguhnya yang sedang kita buka bukan hanya sebuah perlombaan, tetapi ruang untuk menghadirkan kembali Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat,” demikian pesan Wali Kota yang dibacakan Asisten III.

Lebih lanjut disampaikan bahwa budaya mengaji yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bima harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. STQ-H diharapkan menjadi gerakan budaya yang mampu menghidupkan kembali semangat membaca dan mempelajari Al-Qur'an di lingkungan keluarga, musholla, masjid, maupun sekolah-sekolah.

Pemerintah Kota Bima, lanjutnya, juga memberikan perhatian besar terhadap pembinaan Al-Qur'an melalui LPTQ Kota Bima. Pembinaan terhadap para qari, qariah, hafiz, dan hafizah diharapkan tidak hanya dilakukan menjelang perlombaan, tetapi berlangsung secara berkelanjutan mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa meskipun Kota Bima saat ini menghadapi tantangan fiskal yang cukup berat akibat menurunnya kapasitas APBD, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen memberikan perhatian terhadap pembangunan keagamaan dan pembinaan umat.

“Program-program yang mendorong lahirnya generasi Qur'ani, pembinaan tilawatil Qur'an, dukungan terhadap kegiatan keagamaan, serta perhatian kepada imam masjid, marbot, guru ngaji, dan para pegiat syiar Islam akan terus menjadi perhatian pemerintah sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.

Mengakhiri sambutan tersebut, Asisten III secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQ-H) Tingkat Kelurahan Pane Tahun 2026 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, sebagai bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur'an serta memperkuat karakter generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.