Sekda Sambut Kunjungan Bappenas dan Kementerian Kesehatan, Perkuat Sinergi Pembangunan RSUD Lengkap Berkualitas di Kota Bima

Kota Bima, 16 Juli 2026 – Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., menerima Audiensi dan Silaturahmi bersama tim Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka Observasi Pelaksanaan Program Pembangunan Rumah Sakit Lengkap Berkualitas di Kota Bima. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Bima dan turut dihadiri jajaran Bappenas, Kementerian Kesehatan RI, serta rombongan.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda didampingi oleh Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPSDM, dan Direktur RSUD Kota Bima.

Mengawali pertemuan, Sekda Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Kesehatan RI. Ia juga menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima serta apresiasi atas kunjungan pemerintah pusat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kota Bima.

Menurut Sekda, kehadiran tim dari pemerintah pusat menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam memastikan pembangunan RSUD Kota Bima berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Pengendalian Program Prioritas Presiden Triwulan II Tahun 2026, khususnya pada Program Pembangunan Rumah Sakit Lengkap Berkualitas. Program tersebut menjadi salah satu prioritas nasional dalam memperkuat layanan kesehatan melalui pembangunan rumah sakit yang modern, representatif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan secara komprehensif.

Dalam kesempatan tersebut, tim Bappenas bersama Kementerian Kesehatan melakukan koordinasi sekaligus observasi lapangan ke RSUD Kota Bima guna melihat secara langsung perkembangan pembangunan rumah sakit. Selain itu, tim juga mengidentifikasi berbagai kendala dan potensi risiko pelaksanaan program serta menggali praktik-praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam percepatan penyelesaian program prioritas nasional di bidang kesehatan.

Sekda Kota Bima menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima menyambut baik pelaksanaan observasi tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor kesehatan di daerah. Menurutnya, sinergi yang terus terbangun antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan RSUD Kota Bima sehingga dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Audiensi dan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh semangat kolaborasi. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komitmen yang semakin kuat antara Pemerintah Kota Bima, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Kesehatan RI dalam mendukung terwujudnya pembangunan RSUD Lengkap Berkualitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mendukung keberhasilan program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Usai pelaksanaan audiensi, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) Pendalaman Data dan Informasi Pelaksanaan Pembangunan Rumah Sakit (RS) Lengkap Berkualitas yang menghadirkan Direktorat Pengendalian dan Evaluasi Kebijakan Strategis IV Kementerian PPN/Bappenas sebagai fasilitator. 

Dalam FGD tersebut, Pemerintah Kota Bima melalui Bappeda, Dinas Kesehatan, dan RSUD Kota Bima memaparkan progres pembangunan RS Lengkap Berkualitas, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta langkah percepatan penyelesaian program. Setelah istirahat, tim Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Kesehatan RI bersama jajaran Pemerintah Kota Bima melakukan observasi lapangan ke RSUD Kota Bima guna meninjau secara langsung perkembangan pembangunan rumah sakit, sebelum akhirnya menutup rangkaian kegiatan melalui sesi wrap up hasil FGD dan observasi lapangan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut program prioritas Presiden di bidang kesehatan.