Wali Kota Bima Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan Masjid Al-Hikmah Sarata

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., melakukan peletakan batu pertama pembangunan lanjutan Masjid Al-Hikmah yang berlokasi di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Rabu (22/7/2026). Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kembali pembangunan rumah ibadah yang diharapkan menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Asisten III Setda Kota Bima, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bima, Camat Rasanae Barat, Lurah Paruga, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Lingkungan Sarata yang turut hadir memberikan dukungan.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Hikmah menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan lanjutan masjid. Ia mengungkapkan bahwa pada hari yang sama panitia juga menerima kabar menggembirakan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) bahwa sertifikat tanah Masjid Al-Hikmah telah resmi terbit.

Ia menjelaskan, berdasarkan proposal yang telah disusun, total kebutuhan anggaran pembangunan masjid diperkirakan mencapai Rp2,658 miliar. Hingga saat ini, dana swadaya masyarakat yang telah terkumpul sebesar Rp173 juta, dengan penggunaan anggaran baru sekitar separuhnya. Selain bantuan dalam bentuk dana, masyarakat juga memberikan dukungan berupa sumbangan material bangunan sebagai wujud semangat gotong royong.

Menurutnya, renovasi masjid menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Selain untuk meluruskan arah kiblat sesuai ketentuan yang benar, bangunan masjid saat ini juga dinilai terlalu rendah sehingga berisiko tergenang banjir pada musim hujan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa membangun masjid bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga membangun pondasi keimanan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

"Membangun masjid berarti membangun pondasi iman dan ukhuwah umat. Masjid bukan hanya menjadi tempat melaksanakan salat, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelesaikan berbagai persoalan keumatan serta mempererat persatuan masyarakat," ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pembangunan, para donatur, serta masyarakat yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Masjid Al-Hikmah.

Ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya membangun fisik masjid, melainkan bagaimana memakmurkan masjid melalui berbagai aktivitas ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat.

"Yang lebih berat daripada membangun masjid adalah memakmurkan masjid. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga, menghidupkan, dan memakmurkan Masjid Al-Hikmah agar benar-benar menjadi pusat pembinaan umat," pesannya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota berharap kondisi keuangan daerah pada tahun mendatang semakin membaik sehingga Pemerintah Kota Bima memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk kembali mengalokasikan bantuan bagi pembangunan masjid dan rumah ibadah di berbagai wilayah.

Peletakan batu pertama tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Diharapkan pembangunan Masjid Al-Hikmah dapat berjalan lancar berkat sinergi antara pemerintah, panitia, para donatur, dan seluruh elemen masyarakat, sehingga kehadirannya kelak menjadi kebanggaan sekaligus pusat kegiatan keagamaan bagi warga Lingkungan Sarata.