Sekda Kota Bima Hadiri Jazz Night dan Grand Final Lomba Desain Busana, Dorong Wastra Bima Menjadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Daerah

Prokopim Kota Bima, 8 Agustus 2026 – Pemerintah Kota Bima yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME menghadiri Jazz Night & Grand Final Lomba Desain Busana bertajuk “Jalinan Benang, Warisan Wastra Kota Bima untuk Negeri” yang diselenggarakan oleh DPC IWAPI Kota Bima di Grand Ballroom Hotel Marina Inn, Sabtu malam (8/8).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ketua TP PKK Kota Bima, Ketua GOW Kabupaten Bima, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bima, jajaran organisasi wanita, para desainer, pelaku UMKM, komunitas ekonomi kreatif, sponsor, serta tamu undangan lainnya.

Mewakili Wali Kota Bima, Sekda Kota Bima menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada IWAPI Kota Bima atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi kreativitas dan penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Hal tersebut selaras dengan pesan Wali Kota yang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan panggung bagi para desainer, pelaku UMKM, dan generasi muda untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkenalkan potensi Kota Bima kepada masyarakat luas.

Sekda Kota Bima juga menegaskan, bahwa perkembangan zaman menuntut setiap karya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mampu menghadirkan cerita, identitas, dan pengalaman yang bernilai ekonomi. Oleh karena itu, industri kreatif, termasuk dunia fashion berbasis wastra daerah, harus terus didorong agar menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kota Bima yang mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekda Kota Bima menambahkan, Kota Bima memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari tenun, rimpu, motif khas daerah, hingga beragam karya seni yang menjadi identitas masyarakat Bima. Potensi tersebut harus terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, serta organisasi seperti IWAPI agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Pemerintah Kota Bima, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai program pemberdayaan UMKM, promosi budaya, serta penguatan industri kreatif berbasis kearifan lokal. Peran IWAPI sebagai organisasi perempuan pengusaha diharapkan semakin strategis dalam mendorong pelaku usaha perempuan naik kelas dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Mengakhiri sambutannya, Sekda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh finalis Grand Final Lomba Desain Busana serta berharap karya-karya yang ditampilkan mampu menjadi inspirasi dalam melestarikan sekaligus mempromosikan wastra khas Bima sebagai warisan budaya yang membanggakan dan bernilai ekonomi tinggi.

Kegiatan Jazz Night & Grand Final Lomba Desain Busana bertajuk “Jalinan Benang, Warisan Wastra Kota Bima untuk Negeri” menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, pelaku UMKM, dan insan kreatif dalam memperkuat identitas budaya daerah melalui karya fashion yang inovatif, sekaligus mendorong wastra Bima semakin dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.