Wali Kota Bima Hadiri Penyaluran Beras Bantuan Pangan di Kelurahan Melayu

Prokopim Kota Bima, Senin, 24 Agustus 2026 — Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., menghadiri launching penyaluran beras bantuan pangan kepada masyarakat di halaman Kantor Lurah Melayu. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kabag Ekonomi, Camat Asakota, dan Lurah Melayu.

Pada penyaluran kali ini, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram. Khusus Kelurahan Melayu, tercatat sebanyak 480 keluarga penerima manfaat dengan total bantuan sekitar 14,8 ton beras, untuk Kecamatan Asakota, total alokasi bantuan beras mencapai sekitar 118.760 kilogram untuk periode tiga bulan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bima terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Ia menjelaskan, adanya perubahan atau pengurangan penerima bantuan berkaitan dengan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sejumlah kriteria, termasuk perubahan data kependudukan maupun kondisi sosial ekonomi, dapat memengaruhi status penerima bantuan.

Bagi masyarakat yang merasa berhak menerima bantuan namun belum terdata, pemerintah mengimbau agar melakukan pemutakhiran data administrasi kependudukan, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), melalui petugas atau operator terkait. Data tersebut selanjutnya dapat diperbaiki dan diverifikasi sesuai kondisi masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa bantuan pangan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia juga menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan saat ini menggunakan sistem satu data sosial ekonomi yang terintegrasi. Data tersebut dihimpun dari berbagai sumber dan dilakukan pemeringkatan berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Data yang didata oleh manusia pasti ada kemungkinan terjadi kesalahan. Kalau merasa berhak tetapi tidak menerima, silakan datang ke operator kelurahan untuk menyampaikan dan memperbaiki data,” ujar Wali Kota.

Wali Kota berharap dukungan dan doa masyarakat agar Pemerintah Kota Bima dapat terus menjalankan pembangunan serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Yang kami minta hanya satu, doakan pemerintah daerah agar kami dapat terus bekerja dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,”

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menegaskan agar penyaluran bantuan pangan dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan tanpa pemotongan. Ia meminta lurah beserta perangkat kelurahan, RT dan RW untuk mengawal proses penyaluran hingga bantuan benar-benar diterima oleh keluarga penerima manfaat sesuai jumlah yang telah ditetapkan.