Salurkan Bantuan 3 Ton Beras bagi 300 Anak, Wali Kota Bima Dorong Optimalisasi Penanganan Stunting Tahun 2027

Prokopim Kota Bima, 26 Oktober 2026 - Pemerintah Kota Bima menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah sebagai bentuk perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan anak dan upaya mendukung penanganan stunting. Kegiatan yang berlangsung di halaman Puskesmas Paruga tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., bersama jajaran perangkat daerah dan unsur pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima dalam pengantarnya menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pencegahan stunting. Sebanyak 3 ton beras premium disalurkan kepada 300 anak, dengan masing-masing anak menerima bantuan sebanyak 10 kilogram.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 10 anak oleh Wali Kota Bima bersama jajaran, yang diakhiri dengan foto bersama.

Wali Kota Bima dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan beserta jajaran atas pelaksanaan kegiatan tersebut, serta kepada Kepala Puskesmas Paruga yang telah menyediakan tempat. Ia menegaskan bahwa bantuan beras ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan pangan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Wali Kota juga berpesan kepada para orang tua agar senantiasa menjaga kesehatan dan memperhatikan kebutuhan anak, karena mereka merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan daerah. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Pemerintah Kota Bima juga berkomitmen mengoptimalkan program penanganan stunting pada 2027, termasuk melalui pendataan yang lebih baik agar bantuan tepat sasaran.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan stunting tidak cukup hanya melalui bantuan pangan, tetapi membutuhkan kerja bersama dalam pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, pemantauan pertumbuhan di Posyandu, pola asuh yang baik, sanitasi, serta lingkungan yang sehat. Seluruh perangkat daerah, Puskesmas, kader Posyandu, Camat, dan Lurah diminta bekerja nyata untuk memastikan setiap anak yang membutuhkan memperoleh perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Bima akan terus memperkuat langkah penanganan stunting melalui program bantuan yang terarah dan sesuai kebutuhan anak. Evaluasi serta pemutakhiran data penerima menjadi bagian penting agar intervensi yang diberikan benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan. Dengan dukungan dan keterlibatan semua pihak, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus Kota Bima secara optimal.