Sekda Pimpin Rapat Kesiapan dan Rancangan Kerja Seksi MTQ ke-XIX Tingkat Kota Bima

Prokopim Kota Bima, 6 November 2026 — Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., memimpin Rapat Kesiapan dan Rancangan Kerja Setiap Seksi dalam rangka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kota Bima Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Sekda Pemerintah Kota Bima.

Rapat tersebut dihadiri Staf Ahli Bid Kesra Kemasyarakatan dan SDM, Kepala DPMPTSP, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Kadis Dikpora, Perwakilan Kominfotik, Kabag Kesra, serta pihak terkait. 

Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan setiap seksi agar seluruh rangkaian kegiatan MTQ dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan tepat waktu. Masing-masing perangkat daerah diminta memahami tugas dan tanggung jawab serta menyusun rancangan kerja sesuai bidangnya.

“Untuk prosesi defile kafilah, saya mengusulkan agar dibuat lebih sederhana dan efektif. Setiap kafilah masuk ke arena melalui jalur yang telah ditentukan dan langsung menuju tempat duduk masing-masing. Kita harapkan prosesi ini tidak berlangsung terlalu lama, maksimal sekitar 40 sampai 50 menit, sehingga acara pembukaan dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.

Kadis Disparbud juga mengusulkan agar pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars MTQ, dan Lagu Religi. Untuk memeriahkan kegiatan, ia mendorong pelibatan sekitar 30 orang dari komunitas seni Kota Bima sebagai pengisi acara musik. Para pengisi acara diharapkan mengenakan pakaian khas Bima bernuansa Islami, yakni sambolo bagi laki-laki dan rimpu bagi perempuan, sebagai bentuk penguatan identitas budaya dan kearifan lokal.

Dalam mendukung pelaksanaan defile, Dinas Perizinan meminta agar koordinasi dilakukan dengan kepala sekolah SD, SMP, SMA dan MA se-Kota Bima, seluruh kafilah, serta paguyuban yang ada di Kota Bima. Permohonan dukungan penampilan drumband juga akan dikoordinasikan dan diatur oleh panitia.

Dari sisi teknis, Dinas Perizinan diminta mendukung kebutuhan perizinan, sementara pengamanan perlu dipersiapkan secara matang bersama pihak terkait. Dinas Lingkungan Hidup juga diminta menyiapkan kendaraan operasional untuk mendukung kebersihan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, panitia perlu menyiapkan spanduk penanda titik start dan finish guna memperjelas jalur defile.

Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Kambali Mbojo Mantoi”, sebagai upaya mengangkat kembali identitas, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Bima dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

Sekda berharap seluruh perangkat daerah, panitia, lembaga pendidikan, komunitas seni, paguyuban, serta seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dan berpartisipasi aktif. Dengan persiapan dan koordinasi yang matang, pelaksanaan MTQ ke-XIX Tingkat Kota Bima Tahun 2026 diharapkan berjalan sukses, meriah, tertib, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan memperkuat nilai-nilai religius di Kota Bima.