ALIN Kota Bima Audiensi dengan Wali Kota, Serahkan Donasi Bencana Aceh dan Sumatera
Prokopim Kota Bima, 06 Januari 2026
– Ketua Annisa Lintas Nusantara (ALIN) Kota Bima, Suhartini, SE, bersama jajaran pengurus melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, bertempat di Ruang Kerja Wali Kota Bima, Selasa (06/01/2026).
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME, serta Kepala BPBD Kota Bima A Faruk, S.ST.Par., M.Si. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Ketua ALIN Kota Bima Suhartini, SE menyampaikan bahwa audiensi ini sekaligus untuk melaporkan capaian ALIN dalam menghimpun donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera. Donasi tersebut dikumpulkan melalui kegiatan doa dan dzikir bersama, dengan total dana yang terkumpul sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).
“Seluruh donasi yang terkumpul akan kami serahkan melalui satu pintu, yakni Pemerintah Kota Bima, untuk selanjutnya disalurkan langsung kepada para korban bencana sesuai ketentuan." Jelas Suhartini.
Berdasarkan laporan Kepala BPBD, Hingga saat ini, donasi kemanusiaan dari Pemerintah Kota Bima melalui partisipasi Perangkat Daerah dan Organisasi bagi korban banjir di Aceh dan Sumatera telah mencapai lebih dari Rp150 juta.
Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menyambut baik kehadiran jajaran ALIN Kota Bima dan menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas partisipasi dan kepedulian ALIN terhadap sesama.
“Pada tahun 2016, kita pernah merasakan bencana yang serupa. Meski tidak separah yang terjadi di Aceh dan Sumatera, bencana tersebut memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat Kota Bima. Berangkat dari pengalaman itulah, kita dapat merasakan dan memahami musibah yang kini menimpa saudara-saudara kita.” Ungkap H A Rahman.
Selain itu, Wali Kota Bima juga berharap peran ALIN dapat diperluas, khususnya dalam edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk membuang sampah pada tempatnya dan, yang paling utama, mengurangi produksi sampah dari sumbernya.
“Mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terancam ditutup oleh Pemerintah Pusat jika tidak ada perubahan dalam pengelolaan sampah, maka selama saya menjabat sebagai Wali Kota, saya ingin ada perubahan nyata. Bukan hanya kota yang bersih, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga." Tegasnya.
Wali Kota mengajak seluruh komponen masyarakat dan organisasi, termasuk ALIN, untuk memulai dari diri sendiri. Sampah organik dapat diolah di tingkat rumah tangga, sehingga yang diangkut ke TPA hanyalah sampah anorganik.
“Saya yakin dan percaya, jika dilakukan secara bertahap dan konsisten, kita dapat mengurangi produksi sampah di Kota Bima. Saya berharap dalam setiap kesempatan, ALIN terus menggaungkan dan mengedukasi masyarakat terkait hal ini." Pungkas Wali Kota yang akrab disapa Aji Man tersebut.