Sekda Kota Bima Buka Monev ATM RSSH Provinsi NTB dan Rapat Persiapan Launching TBC Tingkat Kota Bima 2026
Prokopim Kota Bima – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E menghadiri sekaligus membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi ATM RSSH (AIDS, Tuberculosis, Malaria Resilient and Sustainable Systems for Health: Sistem Kesehatan Tangguh dan Berkelanjutan untuk Penanggulangan AIDS, TBC dan Malaria) Provinsi NTB yang dirangkaikan dengan Rapat Persiapan Launching Kelurahan Siaga TBC Tingkat Kota Bima Tahun 2026, bertempat di Aula Kantor Bappeda Kota Bima, Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penguatan sinergi lintas sektor guna mendukung program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kota Bima, sekaligus memastikan kesiapan daerah dalam mewujudkan Kelurahan Siaga TBC sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas TBC.
Hadir pula pada kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Kota Bima, Koordinator beserta tim monitoring dan evaluasi ATM RSSH Provinsi NTB, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Nakertrans, Kabag Pemerintahan, Direktur RSUD Kota Bima, Camat dan Lurah se-Kota Bima. Hadir pula Manager PT Pelindo Cabang Bima sebagai mitra pendukung program sosial dan kesehatan masyarakat.
Dalam arahannya, Sekda Kota Bima menegaskan bahwa penanganan TBC tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, stakeholder, hingga masyarakat di tingkat kelurahan. Menurutnya, pembentukan Kelurahan Siaga TBC merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, pengobatan yang tepat, serta pencegahan penyebaran penyakit TBC.
Sekda juga menekankan pentingnya kolaborasi dan penguatan koordinasi antar perangkat daerah dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya target eliminasi TBC pada tahun-tahun mendatang. Ia berharap seluruh kelurahan di Kota Bima dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta aktif melakukan pendampingan terhadap warga yang terindikasi TBC.
Melalui program ATM RSSH, Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Bima.