Sekda Kota Bima Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ Ke-XIX Tingkat Kota Bima Tahun 2026

Prokopim Kota Bima – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XIX Tingkat Kota Bima Tahun 2026, yang berlangsung di Masjid H. M. Nur A. Latif Pemerintah Kota Bima, Selasa, 3 November 2026.

Rapat tersebut dihadiri pula oleh Staf Ahli bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, perwakilan Dishub, Satpol PP, DPMPTSP, BKPSDM, Pariwisata, Kominfo, Dikpora, Camat Rasanae Barat, Kapolsek Asakota, Ketua Harian LPTQ Kota Bima beserta jajarannya, Ketua DWP beserta jajarannya, Perwakilan PKK, Kabag Umum dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra).

MTQ Ke-XIX tingkat Kota Bima Tahun 2026 akan di pusatkan di Kecamatan Rasanae Barat dengan lokasi utama kegiatan di rencanakan di Lapangan Serasuba. Pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Bima Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24 November 2026 hingga 28 November 2026.

Adapun cabang perlombaan yang akan dipertandingkan meliputi tilawah, tartil, tahfidz Al-Qur’an, dan kasidah. Seluruh mata lomba tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk mengembangkan potensi, kemampuan, serta kecintaan terhadap seni dan nilai-nilai Al-Qur’an.

Sebagai rangkaian pembukaan kegiatan, panitia juga akan menyelenggarakan Pawai Ta'aruf pada tanggal 24 November 2026 sore, dengan titik star dari Lapangan Manggemaci dan finish di Lapangan Serasuba.

Sekda Kota Bima Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Bima Tahun 2026.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini harus memiliki gaung yang lebih luas, dengan penyelenggaraan yang lebih megah dan semarak. 

“Menurutnya, MTQ bukan sekadar kegiatan perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.”

Sekda berharap Syiar agama Islam melalui pelaksanaan MTQ dapat lebih menggema dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, kemeriahan kegiatan MTQ diharapkan mampu melampaui kemeriahan kegiatan-kegiatan lainnya, sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya Islami yang tumbuh di tengah masyarakat Kota Bima. 

Sekda menghimbau untuk peserta Pawai Ta'aruf melibatkan kafilah dari lima kecamatan se-Kota Bima, serta dimeriahkan oleh para santri dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan yang ada di Kota Bima. Selain itu, seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, lembaga keagamaan, BUMN/BUMD, sekolah, dan madrasah juga diharapkan turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan tersebut.

Sekda juga menekankan pentingnya dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ. Sinergi antara pemerintah, panitia, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, serta masyarakat menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Diakhir arahannya Sekda Kota Bima menekankan pentingnya keterlibatan dan dukungan seluruh perangkat daerah serta pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tersebut. Sinergi dan koordinasi yang baik diperlukan agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari aspek teknis hingga dukungan administrasi dan fasilitas, dapat dipersiapkan secara optimal.***